Showing posts with label life. Show all posts
Showing posts with label life. Show all posts

Wednesday, April 8, 2015

Self Reminder

Dapat dari blog Pak Rin tentang rumah di Firdaus Regency. 
DP :
- 100% sholat fardu & sunnah,
- 2,5% sisihkan harta untuk zakat,
- 100% rajin bershodaqoh & infaq,
- 100% sempatkan waktu untuk membaca Alquran, menuntut ilmu, beramal sholeh, silaturahim, mendoakan kedua orangtua, berdakwah & jauh dari maksiat.
Waktu sangat terbatas !
Stock hunian tak terbatas !
Dijamin bebas roaming !
Alamat KONTAK :
Sholat tahajud setiap malam.
Alamat CABANG :
Masjid, musholla, pondok pesantren, majlis ‘ilmu, majlis dzikir.

Inilah sebaik-baik tempat tinggal.,
Ayo segera DP sekarang juga … TIDAK PERLU menunggu tua, atau kaya, atau menjabat, atau pinter.

Friday, January 2, 2015

Sunday, August 31, 2014

Tahun ketiga.

Dua tahun sudah terlewati masa studi S3 saya. 
Mulai Agustus 2014 ini, saya memasuki tahun ketiga, namun kemajuan penelitian belum banyak dilaporkan. Masih ada 5 kali sidang lagi untuk sampai pada garis finish. Tantangan lainnya adalah karena beasiswa akan segera berakhir. Itu artinya, saya harus memutar otak lebih untuk dapat menyiapkan biaya yang dibutuhkan hingga kuliah selesai. Selain itu, masih ada beberapa mimpi yang ingin saya raih. Tentu saya pun tetap optimis untuk dapat melewati semua dengan baik. Tetap mengayuh tanpa lelah. Semoga Allah mengijinkan.. 

Tuesday, July 29, 2014

Menikmati..

One of the most thing we should do is enjoying. Enjoying every single thing that we have..



Selamat hari raya idul fitri 1435 H, mohon maaf lahir dan batin.. :)


Thursday, July 17, 2014

Perjalanan..

Pasangan, pekerjaan, sekolah, rejeki. Hidup.



Semangaatt~! :)

Wednesday, July 2, 2014

Luka pada Kaki (Tulang Kering)

Pada 27 Juni kemarin, ba'da sholat maghrib di masjid Salman, saya agak terburu-buru bergegas pulang, karena ada kepentingan pukul 19.00. Namun, tidak sengaja kaki saya malah terperosok ke dalam saluran air di samping masjid. Tidak keras, namun kaki bagian depan saya terbentur pada sudut trotoar. Tepat di sudutnya, hik hik.. Alhasil, ada benjolan dan luka. Tidak berdarah, hanya saja jadi sulit berjalan. Untungnya saya tidak sendiri. Jadi, tetap ada yang membantu untuk dapat pulang. 

Sudah 5 hari berlalu, saya bisa berjalan seperti biasa, hanya saja otot sekitar luka masih suka terasa nyeri.. Kata dokter sih, hal itu akan terasa hingga 3 minggu, huks. Sekarang, saya masih menikmati sensasi nyerinya~ 

Mohon do'akan agar segera pulih yaa :)

Sunday, June 29, 2014

Marhaban yaa Ramadhan..

Alhamdulillah, saya sangat bersyukur masih dipertemukan dengan Ramadhan.. Walau menjelang Ramadhan sempat terjatuh hingga kaki memar. haha.. namun, tetap tidak menjadi penghalang untuk dapat menyambut dan beribadah sebaik-baiknya di bulan istimewa ini. Sebagai catatan (terutama untuk diri saya sendiri juga) bahwa bulan Ramadhan terbagi menjadi 3 bagian 10 hari,
"10 hari pertama Ramadan adalah Rahmah, 10 hari kedua adalah Maghfirah (ampunan), dan 10 hari terakhir adalah ‘Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka)."
Tentu jangan sampai kita lalai menyia-nyiakan kesempatan yang telah Allah berikan ini. Mari berlomba melakukan kebaikan dengan berpuasa menahan nafsu, menjaga mata, menjaga langkah, menjaga lisan, menjaga tangan dan menjaga hati kita untuk selalu ada pada jalur kebaikan untuk menggapai ridha Allah SWT. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, aamiin..

Selamat beribadah temans! ;)

Wednesday, June 11, 2014

Mengapa Banyak Perempuan Tidak Menjadi Pemimpin?

Video TED yang satu ini baru saya tonton, padahal sudah ada dari 4 tahun yang lalu.. hehee. Talker di video ini adalah seorang COO Facebook, Sheryl Sandberg. Seorang wanita dengan 2 orang anak. Hebat! Karena selain bekerja, ia juga tetap menjadi seorang pemimpin di perusahaan besar, Facebook. Selama menonton video ini, ada beberapa bagian yang membuat saya tersenyum kecut..

Sheryl bercerita bahwa salah satu penyebab wanita tidak menjadi pemimpin karena perempuan cenderung merendahkan kemampuannya. Tidak seperti para pria yang bagitu optimis. Para pria juga cenderung menganggap kesuksesan menimpa mereka karena diri mereka hebat, sedangkan wanita menganggap kesuksesannya terjadi karena faktor keberuntungan atau kerja kerasnya. Yes, you're right Sheryl :|

Lalu pada bagian akhir, dimana Sheryl menegaskan 'don't leave before you leave'. Sheryl bercerita tentang seorang wanita muda yang berpikiran terlalu jauh ke depan sehingga membuatnya mundur dari kesempatannya bekerja. And you know what? the way she thought was the same as me.. tapi, sekarang saya belajar untuk tidak berpikir seperti itu. :) Thanks Sheryl, you are awesome! x')

Monday, May 19, 2014

Wanita Pemimpin

Dari dulu, tanpa saya sadari, saya sering menghindari posisi sebagai pemimpin. Dari jaman SD sampai kuliah. Baik itu ketua kelas, ketua kelompok tugas, ketua kelompok pramuka, atau ketua organisasi lainnya. Beberapa kali diminta untuk memimpin, beberapa kali itu pula saya menghindar dan menolak. Caranya macam-macam, bisa perlahan mundur dan tidak peduli, bisa jadi hingga memang terucap kata 'tidak'.

Saya jadi ingat, kejadian semasa kelas 2 SMA. Saat saya ditunjuk untuk menjadi ketua organisasi. Sungguh, saat itu penolakan dalam diri besar sekali. Sekalipun sampai seorang senior menelpon meminta agar saya menjadi ketua. Namun tetap, tidak mau. Terakhir, masa kuliah.. Diminta untuk memimpin perusahaan. Jawaban yang sama, tidak mau.

Kalau dievaluasi kenapa saya seperti itu, bisa jadi karena mental anak bungsu dalam diri saya terlalu kuat. Rasa takut karena berada di jajaran paling depan selalu membuat saya lemah, karenanya selalu saya hindari.

Hal seperti itu terus berlangsung hingga sekarang. Ada yang berhasil saya tolak, ada yang tidak bisa. Sekarang mau tidak mau, saya harus menjadi pemimpin. 

Keadaan yang benar-benar menyebalkan. Saya akui, banyak kegagalan terjadi dan hal itupun mempengaruhi anggota tim. Sungguh ingin sekali keluar dari keadaan ini, tapi masalahnya adalah, saya tidak bisa mundur. 

Pilihannya, melawan ketakutan dalam diri sendiri atau membiarkan kegagalan terus terjadi.


Kalau teori di atas benar, sekarang saya sudah punya partner perempuan, maka seharusnya.. Saya bisa menjadi lebih baik sebagai ketua tim. Harus bisa. *memengaruhi diri sendiri* >.<

Thursday, May 15, 2014

Menonton Bersama Anak-anak

Sudah beberapa minggu terakhir, rumah (orangtua) saya direnovasi. Ya, saya masih tinggal dengan orang tua. Tempat kami tinggal ada di perbatasan Kota dan Kabupaten Bandung. Dimana penduduknya kalau saya kelompokkan ada 2 macam, penduduk asli dan pendatang.

Penduduk asli ini banyaknya memiliki mata pencaharian sebagai pedagang, peternak, atau kuli bangunan. Sedangkan, penduduk pendatang, biasanya adalah penduduk dari keluarga baru yang bekerja di tengah kota sebagai guru, pegawai bank, polisi atau lainnya. Persamaan dari ragam penduduk di sini adalah banyak keluarga yang masih memiliki anak kecil.

Banyaknya anak kecil di sini menimbulkan sebuah keinginan untuk melakukan kegiatan bersama mereka. Salah satunya adalah menonton bersama. :) Kenapa menonton? Sederhana, karena dari tontonan yang berkualitas, kita bisa termotivasi, terinspirasi sekaligus terhibur. Saya ingin anak-anak kecil di dekat tempat kami tinggal bisa merasakan itu juga. Ya, sekaligus saya ingin bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.. hehe.

Dilihat dari progres merenovasi rumah ini, nampaknya ada tempat yang bisa dijadikan untuk menonton bersama. Tidak besar, tapi sepertinya cukup untuk menampung anak-anak kecil. Saya juga ingin menyiapkan speaker yang mumpuni dengan proyektornya, hehe. Mudah-mudahan keinginan saya bisa tercapai. :)

Sunday, May 11, 2014

Kekaguman pada Anne Avantie

Sudah lama sekali tidak update blog, alasannya memang klasik. Sibuk.

Tapi, saya jadi semangat lagi nge-blog setelah menghadiri undangan acara Kartini Next Generation 2014 di Jakarta bulan lalu. Iya, bulan lalu. Sudah dari April memang ingin posting, tapi dasar emang sok sibuk jadi baru sempat sekarang. Malam ini di tengah-tengah rehat riset, saya sempatkan diri menulis mengenai kekaguman saya pada seorang Anne Avantie.

Anne Avanti saat sesi talk show
Sudah lama saya mendengar tentang kehebatan beliau dalam mendesain kebaya bahkan hingga menembus kancah internasional. Wah, dengan prestasi beliau seperti itu, saya berpikir pasti beliau pernah mengenyam pendidikan desainer di luar negeri atau memang dari keluarga berada dan mendapat dukungan keluarga dalam mengembangkan bisnisnya. Tentu hal yang wajar jika beliau menjadi besar.

Namun, ternyata saya salah. Di acara talk show Kartini Next Generation, seorang Anne Avantie membagikan kisah hidupnya yang LUAR BIASA HEBAT! Bagaimana tidak? karena ternyata, anak ke 22 dari dari 24 bersaudara ini tidak pernah lulus SMA, apalagi mengenyam sekolah desain. Beliau mengaku tidak bisa menjahit dan gagap akan teknologi.

Akan tetapi dibalik kesulitannya, beliau bisa berkembang mengikuti kreatifitasnya di bidang fashion desain hingga sukses besar. Saya membayangkan, ketika beliau memutuskan untuk keluar SMA, itu pastilah keputusan sulit dalam keadaan sulit. Kalau dianalogikan, beliau mengatakan, 'saya seperti sebuah pucuk baru yang saya patahkan dari pohon induknya dan saya tanam di lahan baru'. Bisa survive hingga seperti sekarang pasti bukan hal mudah.

Hal itulah yang membuat saya termotivasi, bahwa mimpi akan dapat kita raih jika kita mau bekerja keras, bersabar dan berdo'a. Apapun keadaannya. Seperti motto hidup beliau, 'Jadikan hidup kita terang, sekecil apapun sinarnya'.

Oya, kalau ditanya, kenapa setelah menghadiri acara KNG 2014 kemarin saya jadi termotivasi lagi untuk nge-blog? jawabnya, karena Kartini menulis. :)

Maju terus wanita Indonesia!

Wednesday, January 22, 2014

Antara Kesibukan dan Menikmati Hidup

Jika yang mereka lakukan dalam kesibukannya sehari-hari adalah caranya untuk menikmati hidup, lalu?

Friday, January 17, 2014

Curhat Riset

Mengenai riset, saya sering merasa hopeless.. Bukan patah semangat karena saya tidak merasa mampu, tapi karena bahan dan materi-materi mengenai topik riset itu sulit saya dapatkan. Sekarang ini, bahan saya hanya dari video-video online learning dan paper-paper dengan materi yang nampaknya hanya 1/3-nya dari topik riset. Itupun setelah saya bergabung dengan komunitas internasional yang memiliki topik riset sama.

Padahal, saya harus bisa memahami materi yang lebih luas. Saya berusaha untuk mencari 2/3-nya lagi, tapi saya khawatir ini memakan waktu yang sangat lama, melebihi masa kuliah yang seharusnya. Belum lagi, memang karena ada pekerjaan lain yang memakan waktu riset. Fiuh.

Hambatan S3 ini memang luar biasa.. Namun, harus tetap semangat menjalani :)

Monday, January 13, 2014

Menjaga Sesuatu Hingga Waktunya Tiba

Awalnya ingin bercerita tentang film yang baru ditonton, The Secret Life of Walter Mitty tapi, karena update blog sembari menonton TV, jadinya berubah pikiran.. hehee

Berubah pikiran jadi tentang Oki Setiana Dewi. Seorang muslimah cantik yang baru saja menikah. Seorang muslimah yang selalu menjaga kehormatannya dalam berhubungan dengan pria.

Oki bercerita tentang keindahan dan kebahagiaannya ketika untuk pertama kalinya ia mencium tangan seorang pria lalu dicium keningnya.. tentu setelah sah ijab qabul menjadi istri :">

Ya, pasti akan indah.. ketika kita bisa menjaga sesuatu hingga saatnya tiba.. sekalipun itu berpegangan tangan..
InsyaAllah :')

Monday, January 6, 2014

Jaga Jarak

Ibarat ban mobil..
Untuk bisa berputar dan supaya mobil dapat bergerak, antar ban harus diberi jarak.
Kalau terlalu dekat, akan bersinggungan.
Kalau terlalu jauh, tidak akan bisa berputar bersama.

Oleh karena itu, tetap menjaga jarak yang cukup.
Agar tetap bisa berputar dan membuat pergerakan..

Wednesday, January 1, 2014

Review 2013

Tahun baru kali ini saya lewati dengan biasa saja. Tidak ada bakar-bakaran, terompet, kembang api atau petasan seperi tahun baru - tahun baru sebelumnya.. hehe malas saja. Sudah bosan dengan tipe tahun baru yang seperti itu. Terlalu mainstream, xD lebih baik tidur.. tidak merusak fokus pikiran yang berisi pekerjaan dan revisi penelitian hahaa.

Walaupun tidak mengikuti hingar bingar tahun baru, namun saya tetap mereview apa saja yang telah saya lakukan selama tahun 2013. Mencoba mengingat, namun tidak banyak yang saya bisa ingat. Beberapa adalah jadi tim riweuh di seminar nasional eII 9, seminar internasional ICISS 2013, BlackBerry Jam Camp, presentasi 'pembantaian' progres penelitian di internal lab.. Sisanya? Saya mencoba mengingatkembalinya dengan melihat postingan blog tahun 2013.

Dari hasil melihat blog, ternyata ada juga jalan-jalannya.. Untuk pertama kalinya perjalanan ke Singapur dan untuk kedua kalinya perjalanan ke BaliI went alone to both of those place. Benar-benar keahlian membaca peta (digital dan fisik) saya (harus) terasah dengan baik. Hahaa.. jadi ingat ketika terburu-buru mencari taksi di Singapur untuk segera ke hotel lalu bergegas ke bandara setelah melakukan 'nekat' trip di Pulau Sentosa. Juga, jalan kaki sore di Bali berkilo-kilo meter agar dapat menikmati sunset di Pantai Kuta. Incredible journey! 

Selain itu, sisa waktu saya masih dihabiskan dengan mengajar, bekerja, meneliti, olahraga dan main. Main.. hihii.. merasa sangat banyak main di kuarter terakhir di 2013 kemarin. :P Tahun 2014, harus bisa lebih baik dalam mengelola waktu dan membagi prioritas things to do.. Mudah-mudahan aplikasi mobile saya bisa segera masuk ke BBWorld, segera merilis SELEI dan HARUS segera sidang kualifikasi riset!!

In the end, thank you Allah for this great and wonderful life! Please keep holding and guiding me.. amiin.. 
Have a great year everyone!! ;D

Wednesday, December 18, 2013

Tidak Perlu Membesarkan yang Kecil

Kejadiannya sih memang sudah agak lama.. hanya saja saya rindu ngblog. Dipikir-pikir, enaknya nulis apa.. tidak terlintas apa-apa, haha. Lalu saya masuk ke halaman draft dan menemukan satu draft post yang judulnya di atas. Maka teringatlah saya dengan satu kejadian..

Jadi, pernah saya nyaris 'twitwar' tentu di twitter, gara-garanya sepele.. Hanya karena saya tersinggung dibilang sebagai orang yang kurang bersosialisasi. Padahal ya bisa jadi itu memang kenyataan.. tapi bukan karena saya tidak mau bersosialisasi. Keadaan memaksa saya seperti itu. Kesibukan sekolah dan bekerja. Harus bisa dijalani semuanya.. Maka tidak banyak waktu untuk saya dapat berhaha-hihi dengan orang-orang sekitar. Apalagi orang sekitar pun memiliki kesibukannya masing-masing. Nah, makinlah sulit untuk bertemu kan..

Ya, itu salah satu hal sepele yang untungnya saya bisa menahan diri untuk TIDAK memperpanjang twit. Kalau iya, bisa jadi keadaan makin tidak enak dan hal yang ga penting terjadi makin lebar. Haha.

Tidak lama dari kejadian itu, lalu ada lagi kejadian dimana hal kecil yang dibesar-besarkan. Jadi, saat saya sedang makan di warung pecel lele dekat kampus, ada seorang banci mengamen. Tidak sengaja, dia menyenggol tas salah satu tamu yang sedang makan di sana. Merasa terganggu, si tamu ini komplen pada banci pengamen itu. Si banci tak terima. Maka terjadilah adu mulut hebat dan ramai. Mengganggu sekali.

Haa~

Ya, sebagai orang yang hidup sosial. Ada berapa banyak sih kejadian yang pernah terjadi dan membuat kita 'terpercik' emosi? :D Pasti ada banyak.. Namun, sebagai orang yang tau mana yang benar dan mana yang salah, ada baiknya kita dapat lebih bijak menghadapi masalah-masalah kecil dengan santai. Nda perlu dibesar-besarkan. Supaya energi kita dapat teralihkan ke hal yang positif saja. Betul? :)

Wednesday, November 27, 2013

Belajar Terus

Salah satu kegiatan saya adalah mengajar mahasiswa teknik informatika. Mata kuliah yang saya ampu sekarang ini adalah interaksi manusia komputer dan pemrograman visual. Saya mengajar karena saya suka. Hal sederhana yang membahagiakan.

Dulu, salah satu dosen saya pernah bilang, 'enaknya jadi dosen adalah kita punya kesempatan untuk terus belajar, upgrading diri tentang ilmu informatika.. '

Ketika itu tidak banyak makna dari kalimat tersebut yang saya tangkap, hanya entah kenapa tersimpan baik dalam ingatan. Saat itu saya berpikir profesi apapun memang harus belajar terus, tapi, sekarang baru terasa maknanya bagaimana. Dibandingkan dengan profesi lain seperti programmer, DBA atau lainnya yang lingkup belajarnya akan terbatas pada tools atau bahasa pemrograman yang memang digunakan di tempatnya bekerja, menjadi dosen informatika dituntut untuk terus menyampaikan materi ajar yang update. Ilmu komputer, teknik informatika dan jurusan serumpunnya memang bukan jurusan yang stagnan. Jurusan-jurusan tersebut terus berkembang. Materi saat saya kuliah S1 dulu, bisa jadi sudah tidak reliable jika saya sampaikan ke mahasiswa saya sekarang.. dan nyatanya memang tidak.

Alhasil, saya harus googling lagi, belajar lagi, mencari banyak referensi. Baca sana sini. Terkadang kaget juga, bahwa apa yang saya dapatkan dulu ternyata sudah sangat basi sekarang.. hihi. Kelebihan lagi dari mengajar, saya jadi terus belajar materi baru, update.. Pokonya belajar terus! :)

Sunday, November 10, 2013

A Quote in Ender's Game

In the moment when I truly understand my enemy, understand him well enough to defeat him, then in that very moment I also love him - Ender Wiggin, Ender's Game

That is the first sentence appeared in Ender's Game movie. Just thinking what does it means.. After watched, then I understand and it seems like I know how does it feel.

Sunday, October 27, 2013

Annual Email

Amiinn..
Thank you KasKus - The Largest Indonesian Community. You are THE FIRST!! as usual.. :))